Sering merasa ngantuk berat setelah buka puasa padahal baru minum dan makan sedikit? Tenang, ini hal yang umum terjadi saat Ramadan. Namun, kalau dibiarkan, rasa kantuk bisa bikin aktivitas malam terganggu, termasuk tarawih. Yuk pahami penyebab ngantuk setelah berbuka dan cara mencegahnya dengan langkah sederhana.
Berikut beberapa penyebab paling sering menurut penjelasan medis:
Saat berbuka, banyak orang langsung konsumsi yang manis-manis: teh manis, sirup, minuman kemasan, lalu ditambah gorengan + nasi banyak. Kombinasi ini bisa membuat gula darah naik cepat.
Tubuh kemudian melepas insulin untuk menurunkannya. Efeknya, sebagian orang jadi:
lemas
ngantuk
badan terasa “berat”
Tips: Bukan berarti tidak boleh manis, tapi hindari “kebanyakan sekaligus” di awal buka.
Setelah puasa seharian, kalau perut langsung “full”, tubuh mengalihkan lebih banyak aliran darah ke sistem pencernaan. Akibatnya, badan jadi rileks dan muncul rasa kantuk.
Kuncinya: makan bertahap, jangan langsung balas dendam.
Gorengan, santan, dan fast food membuat proses cerna lebih lama. Perut jadi terasa:
begah
penuh
dan akhirnya gampang ngantuk
Tips: Lemak boleh, tapi batasi porsinya saat buka.
Selama puasa, jam tidur sering bergeser karena sahur, tarawih, dan aktivitas harian. Kalau tidur kurang, setelah makan tubuh makin “minta istirahat”, sehingga kantuk terasa lebih berat.
Coba pola buka yang lebih aman dan nyaman ini:
✅ Mulai ringan dulu: air putih + 1–3 kurma / buah
✅ Tunggu 10–15 menit (biar tubuh adaptasi)
✅ Makan utama porsi sedang dengan komposisi:
Karbo kompleks (nasi merah/ubi/oat)
Protein (ayam/ikan/tahu/tempe/telur)
Sayur (minimal ½ piring)
Tips praktis biar tetap “melek”:
Kurangi minuman manis kental → pilih teh tawar hangat / infused water
Batasi gorengan (maks 1–2, tidak tiap hari)
Setelah makan, jalan santai 10 menit (jangan langsung rebahan)
Kalau ngantuk berat: power nap 15–20 menit sebelum tarawih
Kalau ngantuk berat sering terjadi dan disertai:
⚠️ sering haus & sering BAK
⚠️ luka susah sembuh
⚠️ berat badan turun tanpa sebab
⚠️ ngantuk berat meski makannya biasa
Ini bisa berhubungan dengan gula darah tidak stabil, prediabetes, atau diabetes. Sebaiknya lakukan pemeriksaan dan konsultasi.
Kalau Anda punya keluhan selama puasa, misalnya ngantuk berat setelah buka, lemas berlebihan, maag kambuh, gula darah naik-turun, atau bingung atur pola makan. Anda bisa konsultasi dengan:
Dokter Spesialis Gizi Klinik atau Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS Indriati Solo Baru
Agar puasa tetap nyaman, aman, dan tubuh tetap fit sampai malam.