Akibat Kekurangan Zat Besi pada Anak, Moms Wajib Waspada Sebelum Terlambat

dr. Pongky Suryo Triwati, SpA, dr. Tita Natalia Manurung,Sp.A, M.Ked.Klin, dr. Astri Tantri Indriani Sp.A, Subsp. Neo, M.Kes, dr. Agustina Wulandari, Sp.A., Subsp.Nefro(K)., M.Kes, dr. Tatag Nurhidayat, SpA
Author dr. Pongky Suryo Triwati, SpA, dr. Tita Natalia Manurung,Sp.A, M.Ked.Klin, dr. Astri Tantri Indriani Sp.A, Subsp. Neo, M.Kes, dr. Agustina Wulandari, Sp.A., Subsp.Nefro(K)., M.Kes, dr. Tatag Nurhidayat, SpA

Anak yang terlihat lesu, susah fokus, atau sering sakit kadang dianggap hanya kurang tidur atau sedang tidak mood. Padahal, bisa jadi itu tanda tubuhnya sedang kekurangan zat besi.

Masalah ini sering tidak disadari orang tua, karena gejalanya muncul perlahan. Padahal jika dibiarkan terus-menerus, kekurangan zat besi bisa berdampak pada tumbuh kembang anak secara keseluruhan.

Mengapa Zat Besi Penting untuk Anak?

Zat besi berperan besar dalam pembentukan hemoglobin, yaitu komponen dalam darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Saat kadar zat besi rendah, pasokan oksigen ke organ tubuh pun ikut berkurang.

Akibatnya, anak bisa mengalami gangguan energi, konsentrasi, hingga perkembangan fisik dan mental.

Masa pertumbuhan anak adalah fase penting. Jika kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, dampaknya bisa terasa hingga jangka panjang.

Tanda-Tanda Anak Kekurangan Zat Besi

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Wajah terlihat pucat
  • Mudah lelah dan kurang aktif
  • Nafsu makan menurun
  • Sulit berkonsentrasi
  • Lebih sering sakit
  • Berat badan sulit naik
  • Mudah rewel atau tampak lemas

Jika Moms mulai melihat beberapa tanda tersebut, sebaiknya jangan diabaikan.

Akibat Kekurangan Zat Besi pada Anak

  • Menurunnya Daya Tahan Tubuh

Anak menjadi lebih rentan terkena infeksi karena sistem imun tidak bekerja optimal.

  • Gangguan Konsentrasi dan Belajar

Kekurangan zat besi dapat memengaruhi perkembangan otak, sehingga anak lebih sulit fokus dan menyerap pelajaran.

  • Pertumbuhan Tidak Maksimal

Anak bisa mengalami keterlambatan tumbuh kembang jika kebutuhan nutrisinya tidak tercukupi.

  • Risiko Anemia

Jika berlangsung lama, kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Perlu Pemeriksaan Lebih Lanjut?

Pemeriksaan dokter penting untuk memastikan apakah gejala yang muncul memang berkaitan dengan kekurangan zat besi atau kondisi lain.

Di RS Indriati Solo Baru, orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak berpengalaman untuk evaluasi kesehatan buah hati secara menyeluruh.

Layanan dokter anak yang tersedia meliputi:

  • dr. Pongky Suryo Triwati, Sp.A — praktik umum anak dan konsultasi kesehatan
  • dr. Tita Natalia Manurung, Sp.A, M.Ked.Klin — tumbuh kembang, vaksinasi, infeksi, dan alergi anak
  • dr. Astri Tantri, Sp.A, Subsp. Neo, M.Kes — perawatan bayi baru lahir usia 0–28 hari
  • dr. Agustina Wulandari, Sp.A, Subsp.Nefro(K), M.Kes — penanganan gangguan ginjal anak
  • dr. Tatag Nurhidayat, Sp.A — layanan Poli Anak

RS Indriati Solo Baru juga melayani pasien BPJS serta dilengkapi fasilitas NICU/PICU untuk penanganan intensif anak.

Jangan Tunggu Gejala Bertambah Berat

Semakin cepat diketahui, semakin baik peluang penanganannya. Jangan menunggu sampai kondisi anak memengaruhi aktivitas dan tumbuh kembangnya.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut:

WhatsApp Reservasi: 0811-2665-352
Pusat Informasi: (0271) 5722 000

Karena langkah kecil hari ini bisa membuat perbedaan besar bagi masa depan anak.