Berita

RS Indriati Buka Breast Clinic

Bony Eko Wicaksono | Rabu, 23 September 2019, 13:44 WIB

-

SUKOHARJO—RS Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, membuka pelayanan Breast Clinic untuk membantu kaum wanita yang membutuhkan bantuan dan penanganan penyakit kanker payudara. Pengoperasian layanan ini merupakan komitmen RS Indriati dalam memberikan pelayanan prima terhadap pasien. Seremoni pembukaan Breast Clinic dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Direktur RS Indriati Solo Baru, Imelda Tandiyo, Sabtu (14/9). Breast Clinic merupakan klinik terpadu yang menangani berbagai permasalahan payudara yang kerap dikeluhkan kaum Hawa. Hal ini untuk menyokong konsep klaster yang mengedepankan empat pusat pelayanan medis yakni cancer centre, jantung, saraf dan tulang belakang, serta orthopedi. RS Indriati merupakan rumah sakit pertama yang memiliki Breast Clinic di wilayah Soloraya. Breast Clinic dilengkapi berbagai peralatan medis berteknologi canggih yang mendukung diagnosa secara akurat dan detail. “Misalnya deteksi dini penyakit kanker payudara menggunakan ultrasonografi [USG] dan mamografi ,” kata Imelda, Sabtu.

Selain itu, ada peralatan medis terbaru yakni Mammotome yang berfungsi mengambil benjolan atau jaringan tidak normal pada payudara dengan menggunakan jarum. Benjolan atau jaringan tidak normal itu disedot dan dikeluarkan tanpa memerlukan sayatan yang mengubah estetika payudara. RS Indriati merupakan satu-satunya rumah sakit yang memiliki Mammotome di wilayah Jawa Tengah. “Breast Clinic juga didukung sumber daya manusia [SDM], fasilitas, peralatan, dan terapi untuk memberikan pelayanan terhadap pasien,” ujar dia. Wakil Direktur Medis RS Indriati, Solo Baru, Bambang Santoso, mengungkapkan saat ini kanker payudara menduduki rangking satu penyakit mematikan dan momok menakutkan bagi kalangan wanita. Di Jawa, jumlah penderita kanker payudara terbanyak terdapat di Jateng. Karena itu, manajemen RS Indriati berkomitmen memberikan pelayanan screening, diagnosa, dan terapi pengobatan bagi para penderita kanker payudara. “Angka kematian penyakit kanker payudara lebih tinggi dibanding kanker serviks di dunia maupun Indonesia. Breast Clinic juga memberikan informasi dan pengetahuan mengenai permasalahan payudara,” tutur dia. Setelah acara seremoni pembukaan pelayanan Breast Clinic dilanjutkan dengan seminar kesehatan yang mengangkat tema Peduli dan Sayangi Payudara Anda. Seminar itu dihadiri lebih dari 300 peserta yang didominasi para wanita.

Sumber Berita : Koran Solopos edisi Senin Wage, 16 September 2019.