Mengapa Pasien PET Scan Wajib Puasa Karbohidrat dan Gula? Mengenal Efek FDG (Fluorodeoxyglucose)

dr. Prima Hari Pratama, Sp.K.N-T.M
Author dr. Prima Hari Pratama, Sp.K.N-T.M

Mengapa Pasien PET Scan Wajib Puasa Karbohidrat dan Gula? Mengenal Efek FDG (Fluorodeoxyglucose)

‎Salah satu teknologi pencitraan medis mutakhir yang digunakan saat ini adalah PET Scan (Positron Emission Tomography). PET Scan merupakan pemeriksaan fungsi organ tubuh dengan menggunakan zat radioaktif khusus yang diinjeksikan ke dalam tubuh. Zat radioaktif yang yg sering digunakan dalam PET Scan untuk mendeteksi kanker bernama F18-fluorodeoxyglucose (18F-FDG). 18F-‎FDG adalah radioisotop yang strukturnya mirip dengan glukosa atau gula darah. FDG berfungsi sebagai “umpan” dalam pemindaian. Zat radioaktif tersebut disuntikkan ke dalam tubuh dalam batas aman dan akan menuju ke area tubuh yang memiliki aktivitas metabolisme tinggi terhadap glukosa / gula. 

Sifat Sel Kanker terhadap Gula

Sel kanker memiliki karakteristik yang unik. Sel kanker berkembang jauh lebih cepat daripada sel normal. Ia membutuhkan lebih banyak glukosa sebagai asupan energi pertumbuhannya. Karena karakteristiknya tersebut, FDG yang disuntikkan akan akan langsung diserap secara maksimal oleh sel kanker dibandingkan jaringan normal disekitarnya. Area yang menyerap FDG lebih banyak akan terlihat lebih terang pada hasil pemindaian dibandingan jaringan sehat / normal. 

Bagaimana Puasa bisa mendukung kualitas hasil PET Scan?

Demi keakuratan pemeriksaan PET Scan, pasien membutuhkan persiapan pra pemeriksaan yang cukup ketat. Salah satu prosedur yang direkomendasikan adalah puasa makan 6-8 jam. Tubuh diposisikan pada kondisi rendah gula (puasa karbohidrat) sebelum tindakan. Kondisi ini membantu agar sel-sel normal tidak aktif berburu gula. Namun, jika pasien makan atau minum (mengandung gula) sebelum pemeriksaan, kadar glukosa akan meningkat sehingga hormon insulin pun diproduksi. Ketika kadar insulin meningkat, otot akan menyerap glukosa menjadi bahan energi. Akibatnya, otot akan ikut menyerap zat radioaktif dan tidak menuju ke area penyakit yang akan diperiksa. Hal ini akan menimbulkan fenomena muscle uptake (zat perunut justru tersebar merata di otot atau organ normal). Dampaknya bisa fatal bagi diagnosis karena memberikan citra yang tidak akurat. Hasil citra menjadi bias sehingga sulit diinterpretasikan oleh dokter.

Aturan ini menjadi tantangan tersendiri bagi penderita diabetes mellitus yang memiliki ketergantungan pada suntikan insulin atau obat-obatan seperti metformin. Pasien diabetes memerlukan regulasi dan pengawasan khusus dari tim medis dengan mempertimbangkan kasus serta target dari pemeriksaan yang akan dilakukan. Kadar gula darah mereka harus dikontrol dengan sangat hati-hati dan dipastikan berada di bawah ambang batas tertentu sebelum tindakan dimulai, agar prosedur PET Scan tetap aman dan memberikan hasil yang akurat. 

Apa yang boleh dikonsumsi sebelum PET Scan?

Persiapan PET Scan sebenarnya dimulai sejak 24 jam sebelum pemeriksaan. Dokter akan merekomendasikan diet khusus, yaitu beralih ke makanan tinggi protein dan rendah gula. Menu makanan yang dapat dikonsumsi yakni daging, ikan, keju, dan telur. Sebagai pendamping menu, pasien dapat mengonsumsi sayuran non-pati seperti bayam, kangkung, brokoli, tomat, wortel, jamur, dan lainnya. Adapun makanan seperti roti, sereal, pasta, susu sebaiknya dihindari. Konsumsi kafein, alkohol, dan tembakau dalam 24 jam terakhir akan mengganggu akurasi pemindaian sehingga sebaiknya dihindari. 

Kesimpulan

Kepatuhan terhadap aturan diet rendah karbohidrat dan puasa sebelum PET Scan bukanlah sekadar formalitas. Prosedur ini merupakan aspek klinis yang krusial untuk memastikan zat pelacak FDG bekerja tepat sasaran pada sel-sel yang tidak normal. Dengan mempersiapkan tubuh secara optimal, Anda telah membantu tim dokter mendapatkan hasil citra medis yang jernih dan akurat, yang menjadi kunci utama dalam menentukan langkah pengobatan terbaik ke depan. 

Rumah Sakit Indriati hadir memberikan kemudahan akses penapisan kesehatan terbaik.  Manfaatkan Promo Spesial PET Scan dengan biaya All-In hanya Rp9,9 Juta (harga normal 13,5 Juta). Kami juga memberikan kemudahan cicilan kartu kredit 0% hingga 12 bulan untuk pengguna kartu kredit bank yang telah bekerja sama dengan Rumah Sakit Indriati Solo Baru. Layanan dengan harga khusus ini berlaku terbatas untuk periode pemeriksaan 20 Mei hingga 30 Juni 2026. Demi kenyamanan dan optimalnya persiapan diet Anda, pastikan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu minimal H-3 sebelum jadwal pemeriksaan. Ambil langkah nyata untuk deteksi dini gangguan kesehatan secara menyeluruh demi masa depan. Hubungi layanan pelanggan RS Indriati sekarang untuk mengamankan kuota dan berkonsultasi mengenai persiapan tindakan. 

Informasi dan Reservasi:

0271 5722 0000 atau 0851 3809 3775

Referensi

Our Experts

  • dr. Prima Hari Pratama, Sp.K.N-T.M dr. Prima Hari Pratama, Sp.K.N-T.M (Author)
  • dr. Agus Supriyanto, Sp.K.N-T.M(K) dr. Agus Supriyanto, Sp.K.N-T.M(K)
  • dr. Patricia Marina, Sp.K.N-T.M(K),FANMB dr. Patricia Marina, Sp.K.N-T.M(K),FANMB