Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kecatatan dan kematian di dunia. Namun, sebelum stroke terjadi, Sebagian orang mengalami Transient Ischemic Attack (TIA) atau yang sering disebut Stroke ringan. Meskipun gejalanya hanya berlangsung sementara dan dapat hilang dengan sendirinya, TIA bukanlah kondisi yang boleh dianggap sepele. Justru, TIA merupakan sinyal peringatan bahwa seseorang berisiko mengalami stroke yang leih berat dalam waktu dekat apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis.
Transient Ishemic Attack (TIA) adalah gangguan aliran darah ke otak yang terjadi secara sementara akibat adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Berbeda dengan stroke, penyumbatan pada TIA hanya berlangsung singkat sehingga gejalanya dapat menghilang dalam beebrapa menit hingga kurang dari 24 jam. Walaupun tidak selalu menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan otak, TIA merupakan tanda bahwa pembuluh darah menuju otak sedang mengalami masalah dan meemrlukan evaluasi segera.
Gejala TIA muncul secara tiba-tiba dan hamper sama dengan gejala stroke. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
• Wajah menurun dan tidak simetris
• Lengan atau tungkai lemah pada satu sisi tubuh
• Bicara pelo atau sulit berbicara
• Gangguan penglihatan
• Pusing atau kehilangan keseimbangan
Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke antara lain:
• Tekanan darah tinggi (hipertensi)
• Diabetes melitus
• Kolesterol tinggi
• Penyakit jantung
• Kebiasaan merokok
• Kurang aktivitas fisik dan pola makan tidak sehat
Pencegahan stroke dapat dilakukan melalui penerapan gaya hidup sehat, seperti:
• Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin
• Mengontrol tekanan darah, gula darah, dan kolesterol
• Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
• Berolahraga secara teratur
• Menghindari rokok
• Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter
Segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada stroke ringan (TIA) untuk mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini. Rumah Sakit Indriati menyediakan layanan Indriati Brain & Spine Center untuk membantu diagnosis, pengobatan, serta rehabilitasi gangguan sistem saraf, termasuk gangguan pada otak.