Orthopedic Center


orthopedic-center

RS Indriati menyediakan fasilitas layanan kesehatan mulai dari deteksi kelainan tulang, terapi, hingga rehabilitatif. Pusat layanan Orthopedic didukung oleh team ahli bedah ortopedi dan paramedis berpengelaman serta kompeten di bidang ortopedi seperti tim radiographer dan fisio terapi.

Indriati Orthopedic Centre dilengkapi fasilitas diagnostik, operatif dan rehabilitatif seperti digital X-Ray, MSCT, MRI,dan Bone Densitometry (DXA), ESWT. Dengan adaya layanan DXA di rumah sakit mampu digunakan untuk mendeteksi kepadatan tulang, masa lemak dan otot pada anak –anak, dan deteksi gangguan tulang dan masa otot. Sementara rehabilitatif terapi menggunakan Extracorporeal Shock Wave Therapy, atau ESWT, adalah metode pengobatan non-invasif dengan memanfaatkan gelombang kejut (shock wave) digunakan untuk cedera jaringan lunak. Tata laksana terapi ini dilakukan pada pasien yang menngalami nyeri pada sendi bahu, bawah tumit, tempurung lutut. Selain itu untuk tindakan operatif ortopedi dilengkapi dengan mikroskop bedah yang dapat secara jelas melihat aliran pembuluh darah secara dinamis.


Ortopedi Center menyediakan jasa:

  • Artroplasti
  • Cedera olahraga
  • Gangguan dan tumbuh kembang tulang dan massa otot anak
  • Traumatologi
  • Gangguagn pada pergelangan kaki ortopedi
  • Onkologi muskuloskeletal
  • Operasi tangan
  • Osteoporosis
  • Penggantian panggul
  • Body composition

Terapi Ortopedi

Ada beberapa tata laksana terapi yang dapat ditempuh untuk terapi ortopedik yaitu melalui terapi operatif dan non operatif seperti obat-obatan penghilang rasa sakit untuk menghilangkan nyeri yang disebabkan oleh kekakuan otot dan peradangan. Obat peradangan, Suntikan injeksi pada ortopedi adalah salah satu perawatan umum. Ada beberapa jenis injeksi dan ini diaplikasikan terutama untuk menghilangkan rasa sakit dan anti-inflamasi. Fisioterapi juga merupakan pilihan untuk memperkuat area yang cedera pada saat bersamaan. Fisioterapi banyak digunakan untuk perawatan nyeri punggung bawah, perawatan nyeri leher, dan rehabilitasi setelah operasi. Selain terapi non-operatif juga kami menyediakan fasilitas terapi opeartif seperti:


Bedah Ortopedi

  • Artroskopi

    Terapi minimal invasif digunakan untuk operasi lutut, siku, bahu dan pergelangan kaki. Karena minimal invasif sehingga hanya dengan menggunakan tata laksana sayatan kecil sehingga mempercepat waktu pemulihan dan hanya minimal area operatif. Tingkat keberhasilan juga lebih tinggi karena trauma yang lebih rendah pada jaringan di sekitarnya.

  • Fiksasi Screw

    Terapi trauma atau luka terbuka dan fiksasi internal (ORIF) atau Screw Fixation digunakan untuk menyetel kembali dan memperbaiki patah tulang akibat fraktur.

  • Penggantian Lutut (Arthroplasty)

    adalah prosedur penggantian sendi yang sakit dengan yang buatan yang disebut prostesis.

  • Penggantian Panggul (Hip Joint)

    prosedur penggantian tulang dan tulang rawan rusak dan diganti dengan komponen buatan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerusakan sendi pinggul seperti radang sendi, cedera, patah tulang dan bahkan tumor tulang.

  • Microdiscectomy Spine Surgery

    Operasi jaringan lunak (Laceration / Cut) Lacerasi adalah luka yang disebabkan oleh robeknya jaringan tubuh dan seringkali tidak beraturan. Akibatnya, tingkat kerusakan seringkali tidak jelas dan dapat terjadi tingkat kerusakan yang bervariasi yang disebabkan oleh jaringan dan struktur di bawahnya tergantung pada trauma.

  • Biopsi Tulang

    Pengangkatan benjolan atau biopsi dilakukan untuk menghilangkan jaringan dari bagian tertentu dari area area yang menjadi perhatian. Jaringan yang dibuang kemudian akan dikirim untuk diagnosis dan pemeriksaan.